Bingung harus apa?
Bingung campur aduk.. hahaha, aku gak ngerti kenapa?
Tulisan ini bukan bermaksud untuk menyinggung siapapun, hanya sekedar pengalaman pribadi. Aku bingung mau mulai darimana, baiklah aku mulai hahaha. Jadi begini aku kenal cowok semenjak SMA kelas 3, karena waktu itu LDRan dan aku Kuliah, mamakku bilang "harus fokus kuliah dak boleh pacaran" karena aku tipe orang yang nurut dan patuh. Selama kuliah ada donk naksir sama cowok dari prodi Bahasa Inggris sebut saja namanya H dia tinggi, putih, baik, shaleh, ganteng. Siapa yang gak tertarik? Karena beda prodi kita jarang bertemu paling kalau ketemu hanya senyum aja😊
Setelah semester 6, karena kepingin cari uang jajan sendiri akhirnya aku diperkenalkan salah satu mitra perusahaan MLM karena tertarik dengan penghasilan tambahan sekaligus menambah teman baru, waktu itu semangat2nya bergabung targetnya waktu itu ke sekolah terdekat yang jaraknya gak jauh dari kontrakan, disitu awal aku bertemu lelaki keturunan Arab, mungkin beda sedikit dengan beliau perawakan yang rupawan ganteng+bewokan tipis. Beliau bukan guru hanya tenaga TU. Siapa yang tidak terpesona? Hari-hari penuh canda, perhatian. Sehingga menimbulkan virus-virus merah jambu, yang lebih heboh lagi pada saat dia bermain ke kosan semua mata tertuju padanya. Ya Allah masa itu. Hubungan kami tidak berlangsung lama, karena dia sendiri sudah ada pacar waktu itu, sempet juga pas-pasan bertemu dengan dia yang berbonceng dengan pasangannya😁 Ya Allah begitu mudahnya memperlihatkan sesuatu yang menurutmu tidak baik untukku.. akhirnya kami putus komunikasi, walaupun suka bertemu kalau dia berangkat ke sekolah.
Waktu itu sempet juga aku menjalin dengan seorang pria atau apa yang gak aku kenal sama sekali, gimana gak terpesona dengan pekerjaan dia, gaya bicara dia, banyak sekali janji-janji mulai dia datang untuk menemuiku, kemudian menikah, rencana setelah menikah Ya Allah ternyata tidak bertahan lama. Aku berterima kasih sudah diingatkan bahwa dia bukan yang terbaik untukku.
Setelah lulus dari Perkuliahan. Alhamdulillah aku diterima kerja di SMK terima kasih untuk Pak guru🙏🏻
Seiring waktu, aku mencoba untuk mengenal lelaki bahasanya "Pacaran" waktu itu. Dia seorang pemalu, irit bicara, shalih, rajin ke masjid tidak banyak ulah, pacaran gak pernah, boro-boro bawak cewek ke rumah, tidak lama aku mengenalnya waktu itu, karena mungkin sifatku yang judes kemudian aku berprinsip waktu itu tidak ingin punya suami yang berada satu desa yang sama. Akhirnya menghilang tanpa kabar ntah minder atau sungkan. Wallahualam.
Covid datang semua aktivitas dilakukan di rumah, bosan akhirnya mencoba gaya baru dengan menginstal aplikasi dating online tujuannya hanya untuk mencari teman, belajar bahasa baru, iseng kan siapa tahu jodohnya disini download aplikasi t*nd** kemudian ada yang match ternyata orangnya asyik walaupun Duda usiaku beda 1 tahun dengan Dia, Dia tinggal di kalimantan
Komentar
Posting Komentar